Sukses, Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW IKA UNHAS Jabodetabek

 

maulid8

Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan oleh IKA UNHAS Jabodetabek berlangsung lancar dan meriah, kemarin, Kamis (24/12) bertempat di Teater Luwes, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat. Dihadiri kurang lebih 200 orang alumni UNHAS beserta keluarga serta warga Sulawesi Selatan yang berdomisili di Jabodetabek (KKSS), acara ini diramaikan pula dengan festival Kaddo Minnya’ yang merupakan tradisi masyarakat Sulsel dan Sulbar setiap kali pelaksanaan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Dalam kata sambutannya, Ketua IKA UNHAS Jabodetabek, Abd.Razak Wawo, menyatakan bahwa pelaksanaan acara yang dilaksanakan secara rutin oleh IKA UNHAS Jabodetabek ini diharapkan tidak sebatas perayaan seremonial belaka namun juga ada banyak nilai-nilai keteladanan Nabi Muhammad SAW yang bisa menjadi acuan kita dalam melakoni hidup. “Saya juga mengucapkan terimakasih kepada Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Satuan Kerja Gerakan Revolusi Mental yang bekerjasama dengan kami dalam kegiatan ini,” tambahnya dengan mata berbinar.

maulid7

Pada acara ini akan digelar Talkshow dengan tema “Aktualisasi Keteladanan Rasulullah untuk Gerakan Revolusi Mental”dengan pembicara Moh.Sobari, Prof.DR.Nasaruddin Umar dan Ir.A.Hafid Paronda. Juga akan dimeriahkan pula Pertunjukan Perkusi Nusantara oleh Jamal Gentayangan dkk. Perkusi nusantara berkolaborasi dengan drg. Arif Rosyid (alumni FKG Unhas/ mantan Ketua Umum PB HMI).

maulid2

Dipandu oleh moderator Moch.Hasymi yang membuka sesi talkshow dengan puisi dari Taufik Ismail, kedua narasumber yang diundang menyajikan materi yang memikat. Ustadz Ir.Hafid Paronda dalam pemaparannya menyatakan pentingnya Islam menjadi Rahmatan Lil Alamin dengan cara Umat Islam senantiasa berbuat kebaikan kepada seluruh umat manusia tanpa membedakan latar belakang agama dan asal usulnya. Sikap percaya kepada Rasul dibuktikan dengan tidak membeda2kan manusia dalam berinteraksi dan bersikap terutama dalam melakukan kebaikan. “Yang tak kalah pentingnya juga adalah sustainable improvement dalam membangun kepribadian dan kemajuan masyarakat serta senantiasa berbaik sangka dalam menciptakan kehidupan yang harmonis”. lanjut Ketua Departemen Agama IKA UNHAS Jabodetabek ini.

maulid1

maulid10

Dalam pemaparannya budayawan Moh.Sobary menyatakan keteladanan Rasulullah selalu punya sisi poetic yang bernilai sosial dan menunjukkan sisi kenabian yang luar biasa. “Sustainable inprovement sulit diwujudkan di tengah birokrasi yang mengekang dan paradigma perkotaan yang developmentalis. Rasulullah senantiasa memegang teguh nilai-nilai kemanusiaan dalam memperlakukan siapapun, bahkan apabila itu Yahudi sekalipun karena Rasul menganggap semua adalah manusia yang harus dihormati secara laik. ” Pendekatan kebersamaan Umat Islam harus didekati dengan prinsip penderitaan seorang Muslim adalah penderitaan Muslim lainnya sehingga ada keinginan besar untuk menyelesaikan masalah saudaranya semuslim,” tambahnya lagi.

Pada akhir acara diumumkan pemenang festival Kaddo’ Minnya’ masing-masing berasal dari Kerukunan Keluarga Bantaeng, IKA Fak.Farmasi UNHAS dan Kerukunan Keluarga Pare-Pare. Bertindak selaku juri lomba adalah sejumlah tokoh perempuan IKA UNHAS & Kerukunan Keluarga Daerah Sulsel/Sulbar yakni  Hj. Mubha Kahar Muang, Hj. Oelfah AS Harmanto, dan Hj. Nurcahaya

Unhasian.com adalah platform media komunitas. Setiap penulis bertanggungjawab atas tulisannya masing-masing.

Jangan Lewatkan: