Aksi Sosial IKA Teknik Unhas Melalui Formika Untuk Korban Banjir Jakarta

IKA Teknik UNHAS melalui salah satu badan otonomnya FORMIKA (Forum Muda IKA) Teknik Unhas, melakukan aksi sosial pengumpulan dan penyaluran sumbangan kepada Korban Banjir di Jakarta di awal tahun 2020 yang dimulai sejak pekan lalu dan penyaluran tahap pertama sudah dilakukan kemarin (7/1) kemudian diteruskan dengan pengumpulan sumbangan tahap kedua.  
  Asri Annur yang menjadi Koordinator Formika menjelaskan bahwa, pada awalnya inisiasi pengumpulan sumbangan dilakukan pada cakupan alumni Teknik UNHAS saja, namun setelah melihat antusiasme alumni Unhas untuk ikut berpartisipasi dalam gerakan ini, maka cakupannya diperluas hingga ke seluruh alumni UNHAS. “Pengumpulan Donasi Tahap pertama sudah dilakukan pada tanggal 3-6 Januari 2020 dan dilanjutkan tahap kedua pada tanggal 7-12 Januari 2020,” kata lelaki yang akrab dipanggil Aie dan juga alumni Teknik Mesin UNHAS angkatan 2000 ini.   Ketua IKA Teknik UNHAS, Haedar.A.Karim menyatakan bahwa inisiatif pengumpulan donasi dan penyaluran sumbangan kepada para korban bencana banjir yang dilakukan IKA Teknik UNHAS melalui Formika ini merupakan sebuah kontribusi nyata alumni Unhas sebagai manifestasi kepedulian dan empati atas bencana banjir yang melanda Jakarta di awal tahun. “Saya berharap,”katanya,”gerakan sosial ini menjadi inspirasi bagi upaya-upaya konstruktif membantu korban bencana Banjir secara lebih massif dan tepat sasaran”.  
  Pada tahap pertama penyaluran bantuan bencana banjir Jakarta ini, Aie menyatakan dilaksanakan di empat wilayah yang terkena dampak parah yakni: Kel. Makasar, Jakarta Timur, Kel. Kebon Pala, Jakarta Timur, Perumahan Kemang Ifi Bekasi dan Perum Pondok Gede Permai, Bekasi. Bantuan yang disalurkan umumnya berupa makanan instan, popok bayi, pembalut dan pakaian layak pakai.  
 
  Darsono selaku ketua RT. 02 dan seluruh warga Rt. 02/05, Kelurahan Makassar, menyatakan terimakasih yang sebesar-besarnya atas bantuan yang disalurkan oleh IKA Unhas melalui FORMIKA Teknik Unhas. Menurutnya, Banjir berasal dari kali Cipinang dan kiriman dari bogor sehingga air meluap dan menyebabkan tanggul jebol sehingga warga mesti mengungsi, korban jiwa tdk ada namun materi cukup banyak. Hal disebabkan krn genangan air kurang lebih 2 meter. Harapan kedepannya, kata Darsono, adalah partisipasi untuk penanggulangan tanggul yang jebol akibat banjir. Yang dibutuhkan warga adalah besi, semen, pasir, batu kali, dan bantuan pemerintah yang belum sampai.  
  Bagi rekan-rekan alumni yang bermaksud menyumbang, silakan menyalurkan donasinya ke :   MANDIRI NO. REK. : 152-001-286998-4 (ANNISA)   BCA NO. REK. : 732-560-7491 (ANNISA)   N A R A H U B U N G : + 6 2 8 1 1 – 4 1 1 – 8 2 1 ( M . N U R A M I N )    
Unhasian.com adalah platform media komunitas. Setiap penulis bertanggungjawab atas tulisannya masing-masing.

Jangan Lewatkan: